Akhir pekan kemarin Kota Depok dikejutkan dengan peristiwa bunuh diri seorang siswi SMP PGRI Pondok Petir, Bojongsari, Depok. Siswi bernama Fanny Wijaya (16) ini dikabarkan memilih mengakhiri hidupnya karena takut tidak lulus Ujian Nasional (UN) dan stres karena tidak memiliki biaya untuk melanjutkan sekolah ke tingkat SMA.
Menanggapi peristiwa itu, Wakil Walikota Depok Idris Abdul Somad mengatakan bahwa hal tersebut seharusnya bisa dihindari jika Trilogi pendidikan bisa diterapkan dengan baik oleh semua pihak. “Peran trilogi pendidikan harus bersatu untuk menangani permasalahan anak, peristiwa bunuh diri ini terjadi bukan hanya karena soal biaya tapi juga psikologis dari anak tersebut. Orang tua, masyarakat, dan pihak sekolah harus berperan aktif hingga tidak terjadi lagi kasus seperti ini, hal ini terjadi karena ada teror psikologi dalam diri anak itu,” ujar Idris.
Pada dasarnya pendidikan dapat terjadi dalam banyak situasi sosial yang menjadi ruang lingkup kehidupan. Secara garis besar proses pendidikan dapat terjadi dalam tiga lingkungan pendidikan yang dikenal dengan sebutan trilogi pendidikan yaitu, pendidikan dalam keluarga, pendidikan dalam sekolah dan pendidikan dalam masyarakat.
“Di dalam keluarga, peran orang tua adalah untuk menanamkan pendidikan moralitas dan bagaimana cara anak bersikap, sementara di sekolah lebih cenderung menitikberatkan kepada pembelajaran akademis, dan masyarakat adalah media bagi anak untuk berbaur di dalamnya,” jelas Idris.
00:24
Unknown
Posted in:
0 comments :
Post a Comment