Friday, 21 February 2014

Depok Diguyur Hujan, Margonda Tergenang dan Sejumlah Ruas Jalan Lalin Tersendat

Margonda Terendam
Sabtu (22/2/14) pagi cuaca Depok dan sekitarnya diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Sejumlah jalan di Depok seperti Margonda juga mulai muncul genangan dibeberapa titik dengan ketinggian 20 hingga 30 centimeter.  Sejumlah ruas jalan di Depok juga dilaporkan mengalami kepadatan arus lalu lintas.

Informasi yang dihimpun depoknews.com dari akun twitter Polresta Depok menyebutkan, genangan Air setinggi kurang lebih 20 senti meter terjadi di Jalan Margonda Raya tepatnya depan RM Kebayan arah Jakarta.

“Genangan air ±20 cm depan RM Kabayan Jl.Margonda Raya.arus Lalin tersendat.cuaca hujan” tulis akun  @restadepok.

Kemacetan arus lalu lintas dilaporkan terjadi disekitar jalan Raya Sawangan arah Depok maupun arah sebaliknya. Sementara kepadatan arus lalu lintas diperparah dengan banyaknya lubang di jalan yang terendam air.  Hal itu tentu membuat pengendara harus ekstra hati-hati melintasi sejumlah ruas jalan yang rusak.

“Lalin jalan Sawangan Kedua arah padat #cuaca hujan,” tulis akun twitter Polresta Depok melaporkan.

“Imbas jalan rusak dan jembatan yg menyempit, putaran kota wisata cibubur Lalin Padat,” tulis lagi akun @restadepok.

Hingga saat ini hujan masih mengguyur Depok. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi, hujan masih akan mengguyur seluruh wilayah Jabodetabek hari ini, Sabtu (22/2/14). Hujan diperkirakan akan turun dengan intensitas ringan hingga sedang.
Depok Diguyur Hujan, Margonda Tergenang dan Sejumlah Ruas Jalan Lalin Tersendat - See more at: http://depoknews.com/depok-diguyur-hujan-margonda-tergenang-dan-sejumlah-ruas-jalan-lalin-tersendat/#sthash.aPQVfmhZ.dpuf

Kunci Sukses Menjadi Entrepreneur

Kunci sukses menjadi entrepreneur handal kelas dunia ini diramu dari 5 kesebangunan Rukun Islam yang akan menjadi kunci sukses luar biasa di dunia dan akhirat bagi entrepreneur yang mengamalkannya.

1. Keyakinan

Keyakinan adalah pondasi terpenting dalam membangun bisnis. Tanpa keyakinan bisa jadi yang kita lakukan adalah upaya dagang semata alias mengambil untung saja dalam kegiatan yang kita anggap bisnis. Artinya, saat situasi sedang bagus kita akan semangat sekali untuk berbisnis karena hasilnya berlimpah. Tetapi saat krisis datang dan prospek bisnis yang kita pilih tanpa keyakinan itu mulai

oleng dan merugi maka pilihan mudah biasanya adalah menutup bisnis itu dan nyoba bikin bisnis baru lagi. Hanya kurang dari 20% bisnis pemula yang bisa bertahan melewati 5 tahun pertamanya, sisanya 80% rontok tinggal nama.

2. Manajemen Waktu

Waktu adalah sebuah anugerah dan sejauh mana kita mampu mengoptimalisasikannya dengan baik dan tepat. Stephen Covey dalam The Seven Habits of Highly Effective People memberikan 7 tips manajemen waktu: Bersikap proaktif, Menentukan tujuan akhir, Dahulukan yang utama, Berpikir saling memenangkan, Berusaha mengertilah dahulu baru dimengerti, Bersinergi, dan Asalah gergajimu.

3. Berbagi

Berbagi itu adalah esensi kemanusiaan dan tak pantas kita lupakan. Sedekah bisa menyembuhkan penyakit, bisa memanjangkan umur, dan membuka pintu rejeki adalah buah dari penghambaan diri untuk berbagi kepada sesama.

4. Menahan Diri

Membangun bisnis itu tidak boleh grasa-grusu, buru-buru diambil untungnya. Bisnis tak bisa dibangun dengan keserakahan dan jika pun mulai tampak untungnya, kita pun tak boleh sembarangan memakainya. Untuk membangun sukses bisnis yang tak terbatas, kita harus pintar membatasi diri.

5. Mengikhlaskan

Konsep dari haji adalah kembalinya kita pada asal-usul penciptaan kita sebagai manusia, sebagai hamba Allah, sebagai makhluk yang pada kelahirannya tidak membawa apa-apa. Ibadah haji adalah miniatur kematian yang akan kita alami. Tak ada harta duniawi yang boleh dibawa saat kita penuhi panggilan Allah di rumah-NYA. Kita ikhlaskan semua, kita bawa badan dan jiwa kita saja dan selembar kain ihram, seperti sang mayat yang hanya dibekali sepotong kain kafan untuk menemaninya di lubang kuburnya yang gelap dan dingin.

Sukses menjadi entrepreneur yang handal dengan dilandasi dengan keimanan dan ketakwaan dan berbasiskan 5 pilar rukun Islam tentunya memberikan kekuatan yang sangat luar biasa untuk mewujudkan kemuliaan kehidupan di dunia maupun di akhirat kelak. Amien…

Sukses Dari Pengolah Sampah Jadi Pakan Ikan

Berawal dari menjual ikan kini bertransformasi menjadi pengusaha pengolah sampah untuk dijadikan pakan ikan untuk para peternaka ikan dan unggas. Adalah Rudi, seorang warga dari Gang Persahabatan, Atudio Alam TVRI, Kecamatan Sukmajaya yang telah berhasil melakukan hal tersebut hingga sekarang pakan ikan dari olahan sampahnya berhasil menghasilkan sebanyak 1 ton perhari.

Menurutnya, hal itu dilakukan karena sekarang harga pakan ikan yang ada di toko sudah tidak seimbang lagi dengan harga ikan yang akan dijual.

” Oleh sebab itu saya mencari inisiatif sendiri bagaimana mendapatkan pakan ikan yang murah dan penjualan ikan tetap berjalan, karena jika pakan ini dibuat dari kedelai maupun tepung-tepungan harganya juga akan semakin tinggi, karena itu saya mulai membuat pakan ini dari hasil-hasil sampah yang dibuang disetiap rumah makan,” kata Rudi kepada depoknews.com kemarin.

Rudi menambahkan, untuk pengadaan alat pengolahan ikan bermula dengan menggunakan alat sederhana yaitu menggunakan alat penggiling daging yang biasa.

“Itu juga penangannya sulit karena jika terlambat sedikit nanti akan tercemar bakteri, karena sulitnya pengolahan tersebut makanya saya mengambil hasil secukupnya. Namun seiring bertambahnya jumlah ikan dan teman juga banyak saya mulai meningkatkan,” tambah Rudi

Rudi menuturkan, ketika usaha mulai diketahui oleh para peternak ikan, ia mulai mulai membeli alat yang lebih bagus dari sebelumnya namun tetap sederhana dari hasil pengolahan sampah.

“Awalnya saya adakan kerjasama dengan UPS yang ada di Depok, namun karena bahannya sering tidak stabil dan tidak ada lalu saya lakukan kerjasama dengan outlet-outlet yang ada di Margonda,” tuturnya.

Dijelaskan Rudi, seiring dengan berkembangnya usaha pengolahan sampahnya, usahanya didukung oleh Pemda serta dibantu oleh aspirasi dewan hingga akhirnya bisa membeli alat untuk membuat pelet ikan.

“Karena berjalan sangat bagus, steak holder kami rencananya akan memberikan mesin pelet terapung, dan kenapa mesin tersebut, karena budi daya para petani di Depok kebanyakan di kolam-kolam terpal. Namun itupun kami jual dengan sangat relatif sangat murah karena ingin memenuhi kebutuhan para petani yang memang belum bisa beli pakan ikan di toko,” jelasnya.

Dikatakan Rudi, pihaknya berharap kedepan nanti, selain bank sampah memilah sampah organik dan non organik.

“Para petani juga diajarkan mengolah isi sampah, biar jadi bahan yang bermanfaat,” pungkasnya.

Kenapa Outlet Alfamart dan Indomaret Berdekatan? Ini Alasannya

Kehadiran minimarket waralaba seperti Alfamart dan Indomaret yang sedang booming  di banyak daerah, terlihat unik. Keduanya kerap ditemui outletnya berada saling berdekatan. Tidak jarang pula kedua outlet berdiri berdampingan. Akhirnya, soal menarik minat konsumen tergantung dari cara kedua outlet berpromosi dan cara pelayanannya.

Semua ini tidak lepas dari persaingan bisnis. Indomaret yang berada di bawah manajemen PT Indomarco Prismatama  beradu dengan Alfamarta yang digawangi PT Sumber Alfaria Trijata Tbk. Diungkapkan Wiwiek Yusuf, markering director PT Indomarco Prismatama, Alfamart telah meniru konsep bisnis yang dilakukan oleh Indomaret. Bahkan, akibat persaingan ini terjadi pula aksi “pembajakan” karyawan. Wiwiek mengatakan, banyak karyawan Indomaret yang memutuskan pindah ke Alfamart.

“Kita sudah mulai berdiri dari tahun 1985, berjalannya waktu mulai 2000-an (gerai). Mereka belajar dari kita, sebagian (karyawan) kita masuk ke mereka. Mereka targetnya sama, kita sudah survei tempat, katakanlah mereka curi start kita,” kata Wiwiek seperti dikutip situs Liputan6.

Bentuk persaingan yang dilakukan Alfamart juga terbilang ekstrim. Minimarket ini selalu mencari lokasi yang di sana terdapat Indomaret. Namun sekarang, keduanya juga melakukan hal yang sama. Ketika sebuah tempat ada outlet Alfamart baru, tidak lama kemudian dalam jarak yang tidak jauh akan ada Indomaret.

Akhirnya, adanya persaingan ini membuat keduanya gencar promosi. Setiap bulan hampir pasti ada promo penjualan produk yang kadang diwujudkan dengan promo paket penjualan. Semua ini selain untuk memikat konsumen dalam jangka pendek, juga untuk menumbuhkan loyalitas konsumen.

“Mulai dari promosi dan memberikan fasiliatas lebih dari produk dan kemasan. Kita sebisa mungkin buat konsumen puas, meski pasti ada yang tidak puas, bagaimana caranya agar mereka lebih puas lagi datang belanja ke tempat kita,” tutur Wiwiek.

Gafatar Beserta TNI dan Polri Bersihkan Situ Bahar

Guna mengantisipasi terjadinya banjir di daerah Depok dan perbatasan Jakarta, Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) beserta TNI, Polri dan juga Satgas Banjir Kota Depok menggelar kerja bakti  normalisasi situ Bahar, Sukmajaya, Depok, Jumat (21/2/14)

Pengurus Gafatar, Jamil mengatakan, kerja bakti ini dilakukan untuk mengembalikan fungsi situ sebagai penampungan air sungai Ciliwung.

“Tujuan kegiatan ini untuk mengembalikan kembali fungsi situ sebagai penampungan air sungai Ciliwung agar bencana banjir dilingkungan Depok dan Jakarta bisa tertanggulangi,” kata Jamil.

Jamil menjelaskan, dalam kegiatan tersebut dilakukan pemberihan situ, seperti membersihkan enceng gondok yang memenuhi kawasan situ.

“Kegiatannya sendiri yaitu untuk membersihkan situ, seperti memberishkan rumput dan enceng gondok yang tetdapat di area sekitar situ,”

Kegiatan tersebut juga dihadiri  ini dihadiri Dandim letkol infanteri Zamroni,  Kapolres metro depok, Ahmad Kartiko serta Perwakilan walikota depok.

Hanya Indonesia yang Masih Ada Iklan Rokok

Indonesia adalah satu-satunya negara di Asia Tenggara yang masih ada iklan rokok, kata  Ketua Pusat Pengawas dan Pengendali Tembakau (TCSC) Kartono Muhammad .

Menurut Kartono, ada atau tidak adanya iklan rokok tergantung komitmen pemerintah untuk melindungi masyarakatnya dari bahaya rokok.

“Tapi sepertinya pemerintah tidak mau untuk melarang penyiaran iklan rokok,” kata dia.

TCSC berpendapat iklan rokok yang ditampilkan di berbagai media merupakan penyesatan.

“Iklan rokok itu menyesatkan. Dalam iklan menampilkan sosok yang macho, pemberani, dan kuat, padahal efek yang ditimbulkan rokok justru sebaliknya,” ujar Kartono.

Rokok, lanjutnya, justru membuat para perokok sakit-sakitan. Jauh dari kesan yang disampaikan dalam iklan tersebut.

Oleh karena itu, TCSC mendorong agar tidak ada lagi iklan rokok di media.

“Iklan justru mendorong orang untuk merokok, padahal racun yang mencandu. Maksudnya, rokok membuat para perokoknya ketagihan, ” jelas dia.

Disinggung mengenai gambar peringatan merokok yang harus tertera di bungkus rokok, Kartono mengatakan hal itu sangat efektif untuk menekan jumlah perokok di Tanah Air.

Di negara lain, para perokok merasa enggan untuk merokok begitu melihat gambar yang ada di bungkus rokok tersebut.

Pencantuman peringatan kesehatan tersebut, juga sesuai dengan Permenkes 28/2013. Rencananya gambar peringatan pada bungkus rokok tersebut akan dimulai pada Juni 2014.

Jurnal Kesehatan Amerika menyebutkan jumlah perokok di Indonesia mencapai 52 juta jiwa. Jumlah tersebut meningkat 57 persen dalam kurun waktu 30 tahun terakhir.

Kisah Siswa SMAN 2 Depok Pencipta Robot Sumo

Siswa-siswa pembuat robot di Indonesia barangkali sudah jadi hal biasa bagi sekolah menengah kejuruan, khususnya jurusan teknik mesin. Namun bagaimana apabila robot-robot dengan berbagai bentuk dan kecerdasan masing-masing itu diciptakan oleh sekolah menengah atas yang mempelajari hal-hal umum?

Sebuah sekolah menengah atas di wilayah Depok, tepatnya di bilangan Depok Timur, Kecamatan Sukmajaya, siswa-siswi SMA Negeri 2 Depok berhasil menciptakan sejumlah robot dengan berbagai macam bentuk dan fungsi yang berbeda-beda. Robot-robot tersebut awalnya dibuat dengan keahlian lebih dari salah seorang siswa, kini sudah alumni, yang menyukai teknik pemrograman. Rendy Devara namanya, salah seorang pendiri ekstra kulikuler Smada Robotic Club di SMA Negeri 2 Depok.

Rendy bercerita, pada mulanya pembentuka ekskul tersebut berawal dari tawaran seorang guru kepadanya untuk mengikuti lomba robot di SMA N 28 Jakarta. Akhirnya Rendy menerima tawaran tersebut dan membuat tim yang terdiri dari dua orang temannya untuk mengikuti lomba tersebut.

“Awalnya saya ditawarin sama salah satu guru, ini ada lomba robot mau ikut ga, kalau mau nanti didaftarin,” kisah Rendy. Sang guru menawarkan lomba itu karena melihat Rendy yang hobi pada dunia elektronik dan komputer.

Rendy dan dua kawannya, Alvin dan Thoriq, akhirnya mengikuti lomba tersebut dan berhasil memenangkan piala juara 2 dari lomba robot tingkat nasional. Robot yang dilombakan kala itu adalah Sumo Robot. Robot berbentuk seperti buldozer yang harus mendorong robot lain ke luar lingkaran untuk memenangkan pertandingan. Dan hingga saat ini, ekstrakulikuler SRC masih tetap berdiri dan diminati para siswa dengan anggota puluhan orang.

Proses Berdemokrasi Perlu Dikenalkan Sejak Dini

Anggota KPU Kota Depok, Nana Shobarna menyaksikan proses demokrasi yang ada di SMK Muhtadin dalam rangka pemilihan ketua OSIS di Cipayung, Depok, Kamis (20/2/14).

“Buat kita KPU Kota Depok, sangat mendukung kegiatan seperti ini untuk proses pembelajaran demokrasi. Nanti-kan kita ada pemilu, agar mereka sudah tidak kaget,” katanya kepada depoknews.com.

Menurutnya kegiatan pemilihan osis secara demokrasi  itu sangat bagus dan perlu untuk sosialisasi pemilu 9 April besok.

“Sosialisasi pemilu ini memang harus dimulai dari Sekolah dulu, harapan kita seperti itu. Sekaligus kita juga ingin mengingatkan kepada mereka untuk memilih bulan April nanti untuk datang ke TPS,” tambahnya.

Nana juga menuturkan, pihaknya berharap proses yang dilakukan oleh SMK Al Muhtadin dengan melakukan pemilihan OSIS seperti ini. Dengan cara yang demokratis bisa dicontoh dan ditularkan oleh SMK atau sekolah-sekolah yang ada di Kota Depok.

“Ini penting untuk proses pembelanjaran bagi generai muda kedepan. Namanya generasi muda calon-calon pengganti kalau dari sejak dini kita tanamkan seperti ini berarti Demokrasi kedepan berjalan dengan baik,” tutupnya.

Tuesday, 11 February 2014

Kondisi Jalan H Asmawi Sangat Memperhatinkan, Sering Terjadi Kecelakaan

Kilasmargonda.  Kondisi Jalan H. Asmawi  Beji depok, sangat memperhatikan dengan jalan berlobang-lobang. Ini dapat mengkibatkan kecelakaan roda  dua dan  empat. Denagn rusaknya jalan tersebut sering terjadi kemacetan sangat panjang apalagi di pagi hari di jam sibuk.

Kondisi jalan yang rusak ini sudah cukup lama sehingga pengguna jalan harus hati-hati karena lubang cukup dalam.  Jalan yang berlubang ini tidak jauh dari Polsek Beji dan  Kelurahaan Baji. Padahal jalan sebagai jalan alternative menuju Cinere, Lenteng Agung, Srengseng Sawah.

Tampak pihak PU Depok yang punya wewenang dalam perbaikan jalan tersebut kelihatannya tutup mata tidak mau tahu. Apakah perbaikan jalan tersebut melalui tender yang akan makan waktu lama. Padahal  jalan ini sangat dibutuhkan oleh masayarakat Depok yang telah membayar pajak, tapi kondisi jalan tidak diperhatiakan. Lebih baik dikorupsi oleh para pejabat dari pada memperbaiki jalan.

Selama kepemimpinan Walikota yang sudah berjalan hampir 7 tahun, pasilitas jalan dan umum belum memadai dan dapat dirasakan oleh masyarakat yang menginginkan jalan lebih baik.

Kehadiran Dinopark Tempat Bermain Ada Di Kalibata

Kehadiran Dinopark  Kalibata Mall merupakan tempat bermain ini bagi anak-anak dengan gaya yang dinamis, minimalis, serta elegant. Selain itu Dinopark juga merupakan sarana belajar melatih syaraf motorik bagi anak-anak usia 1 tahun – 12 tahun.

Dinopark sering mengadakan event tertentu, seperti misalnya lomba mewarnai, menggambar, story telling, fashion show, dan lomba menyanyi. tentunya dengan kerjasama dari Taman Kanak-kanak yang berada di sekitar Outlet Dinopark.

Dengan hadir Dinopark di Kalibata yang terus memberikan pelayanan yang memuaskan kepada setiap customer.  Pihaknya menjadikan pelanggan yang ingin memanjakan anak-anaknya.

Dinopark menyediakan “Party Room”, yaitu sarana bagi para customer yang ingin merayakan ulang tahun putra-putri meraka. Dinopark juga menyediakan paket khusus dengan harga yang terjangkau bagi setiap pelanggan yang ingin merayakan ulang tahun putra-putri mereka di area “Dino’s Party Room”.

Peserta Acounting Fair PNJ Antusias Ikuti Pelatihan

Para peserta Acounting Fair 2014 sangat antusias dalam mengerjakan soal dan pelatihan yang diberikan oleh panitia dari kalangan mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta UI. Hal itu terlihat ketika para peserta yang kebanyakan dari kalangan pelajar SMU dan SMK ini mengikuti apa yang telah disampaikan oleh mahasiswa PNJ sebagai panyelenggara gelaran AF 2014 ini.

“Senang sekali pastinya, apalagi bisa mewakili Smansa,” kata pelajar SMU Negeri 1 Depok, Huban kepada depoknews.com, Sabtu (8/2/14).

Huban menambahkan, meskipun dalam mengerjakan soal dan pelatihan mengalami keaulitan, tapi dirinya tetap bersemangat karena para penyelenggara sangat bersahabat dengan mereka.

” Tentunya juga nambah pengalaman dan teman, dan juga kita bisa menmbah ilmu pengetahuan di bidang acounting,” tambahnya.

Dengan adanya acara Acounting ini, pihaknya berharap agar tahun mendatang para peserta juga akan lebih banyak terutama dari sekolah SMU dan SMK yang ada di Depok.

“Dengan adanya acaranya ini juga kita dapat menambah wawasan dan kami juga sangat  berterimakasih kepada guru serta kepala sekolah kami yang telah mengikutsertakan kami di acara ini,” pungkasnya.

SMU Negeri 1 Depok Gelar Seminar Kepenulisan

Dalam rangka menyambut ulang tahun SMU Negeri 1 Depok yang ke 37, Klub Pencinta Perpustakaan Smansa Depok menggelar kepenulisan dengan tema “Pemuda Inspirasi Dunia”, Minggu (9/2/14).

Hadir sebagai pembicara penulis novel terkenal, Tere Liye, yang memberikan penyuluhan serta motivasi para peserta seminar.

“Rangkaian kegiatan merupakan susunan acara untuk menyambut acara HUT Smansa yang ke 37, dan bagian isi acara dari KPP tentang pembahasan menulis yang baik dan benar,” kata ketua KPP Smansa, Hanif.

Hanif menuturkan, acara ini juga sebagai saran untuk meningkatkan kualitas mutu penulisan bahasa yang terkesan ke arah Negara Timur Korea.

” Untuk meningkat mutu, tentang bagaimana sih caranya menulis, dan bagaiman sih cara buat tulisan yang menarik,” tambahnya.

Dengan adanya seminar penulisan ini, diharapkan kedepannya nanti para penulis muda bisa muncul dan menambah ruang kreativitas yang baru.

” Semoga dengan adanya acara ini para penulis muda bisa bermunculan dan menambah kreativitas-kreativitas di tanah air,” pungkasnya.

Thursday, 6 February 2014

Jual Beli di Internet Bakal Diatur Lebih Ketat

Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan telah mengusulkan sejumlah peraturan dalam Rancangan Undang-undang (RUU) Perdagangan yang akan mengatur tata tertib untuk pelaku usaha perdagangan melalui internet (e-commerce).

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Srie Agustina, mengatakan pelaku usaha di internet nantinya harus memiliki unsur legalitas dan teridentifikasi.

Pelaku perdagangan di internet dibagi menjadi dua, yakni pelaku usaha yang menyediakan atau menyelenggarakan aktivitas perdagangan melalui ranah elektronik atau internet.

“Pelaku usaha itu seperti situs-situs yang memilki fitur bagi pengunjungnya untuk menjual barang dan jasa,” kata Srie di Jakarta, Rabu (29/1/14).

Kemudian, pelaku usaha lainnya adalah “merchant” atau penjual barang atau jasa yang menggunakan layanan penyelanggaran perdagangan di internet.

Dia menambahkan, layanan penyelenggaraan aktivitas perdagangan yang digunakan oleh panjual itu nantinya harus memiliki izin.

Sembari menunggu RUU Perdagangan disahkan, Srie mengatakan rancangan peraturan tersebut sudah diformulasikan dalam peraturan pemerintah. Kemudian, ihwal perdagangan melalui internet ini, akan lebih rinci lagi diatur dalam peraturan Menteri Perdagangan.

Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, dalam kesempatan terpisah, mengatakan hingga kini pihaknya mencatat jumlah transaksi di perdagangan melalui internet cukup besar. Ironisnya, belum ada regulasi yang mengatur tata tertib tentang perdagangan melalui ranah internet, sehingga dikhawatirkan dapat menimbulkan ketidak-adilan dalam berbisnis.

“Sekarang online tidak diatur, padahal persaingannya dahsyat. Misalnya kalau memasang iklan di website kan harus bayar pajak, tapi jika di facebook tidak. Nanti ini akan diatur,” ujar Gita.

Forum Anak Depok Minta Bus Sekolah dan Sarpras Terminal Ditingkatkan

Forum Anak Depok meminta diadakanya bus sekolah dan juga peningkatan sarana dan prasarana di Terminal Depok. Hal itu disampaikan perwakilan Forum Anak Depok, Abdurrahman pada rapat forum Organisasi Daerah (OPD) yang di gelar di Kecamatan Sukmajaya, Selasa (4/2/14).

“Kota Layak Anak, kami menginginkan pengadaan bus sekolah, karena saya lihat di kota-kota lain ada bus sekolah tapi di Depok tidak ada,” kata Abdurrahman Hambali di sela rapat forum OPD Kecamatan Sukmajaya.

Selain itu juga, Abdurrahman menambahkan, agar Pemerintah juga meningkatkan sarana dan prasarana terminal, mengingat sarana dan prasarana (Sarpras) yang ada sekarang sudah tidak baik lagi kondisinya.

“Juga pengadaan halte, karena saya lihat, sekarang ini halte disini masih terlihat sangat jarang,” tambah siswa kelas 2 SMP 4 tersebut.

Dalam kesempatan tersebut Abdurrahman menuturkan, untuk membuat taman bermain gratis disertai pengamanan, dan jangan hanya ada ayunan dan taman saja, akan tetapi juga perlu di buat jogging track.

“Perlu juga disediakan tempat wisata dengan biaya murah, membuat jalan alternatif dan pelebaran jalan, serta memperkecil tarif angkutan. Karena biasanya supir-supir suka getok harga, seperti contoh kadang jika kita naik berjarak dekat itu dikenakan biaya Rp 2500 dan jika jarak yang lebih dari itu harganya juga suka sama,” pungkasnya.

Pemkot Depok Beri Beasiswa Sarjana Kepada 16 Siswa

Pemerintah Kota Depok  menyalurkan bantuan sosial beasiswa program sarjana bagi mahasiswa yang berasal dari Kota Depok pada Universitas Padjajaran (Unpad) dan Institut Pertanian Bogor (IPB) tahun anggaran 2013, di Aula Lantai 5 Balaikota Depok, Kamis (06/2/14).

Sebanyak 16 siswa secara langsung menerima tanda terima bantuan beasiswa secara simbolis oleh Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok Herry Pansila.

“Sebanyak 16 anak ini merupakan lulusan SMA yang sedang kami kuliahkan di dua Perguruan Tinggi Negeri (PTN) pada tahun anggaran 2013. Total bantuan yang diberikan sebanyak Rp 551 juta 230 ribu dengan rincian biaya kuliah, biaya hidup dan uang untuk membeli buku,” ujar Nur Mahmudi.

Nur Mahmudi menambahkan, untuk tahun 2014/2015 pihak Pemkot Depok menargetkan sekitar 100 pelajar Depok untuk dikuliahkan di enam PTN, yaitu Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Padjajaran (Unpad), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Indonesia (UI), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), serta dua Perguruan Tinggi Swasta yaitu Universitas Pancasila (UP) dan Universitas Gunadarma.

“Syaratnya adalah mereka harus berprestasi dan berasal dari keluarga tidak mampu. Untuk kriteria tidak mampu, kami mengacu kepada kriteria yang diterapkan Jamkesda,” ujarnya.

Untuk para penerima beasiswa, Nur Mahmudi menjelaskan bahwa tidak ada ikatan dinas, tapi beliau menghimbau jika mereka tertarik untuk menjadi PNS di Pemkot Depok dipersilahkan melamar, karena pihak Pemkot juga senang jika warga asli Depok yang berprestasi dapat menjadi aparatur di kota kelahirannya.

Monday, 3 February 2014

Ketinggalan Pelajaran? Lihat Rekamannya di Kelas Maya

Kelas Maya, yang menjadi terobosan dunia pendidikan di Kota Depok akhirnya diluncurkan di SMAN 1 Depok, Kamis (5/12) kemarin. Kini, siswa dapat memperdalam mata pelajaran yang diberikan dimanapun dengan mengakses internet.

Dengan metode teleconference, siswa dapat berinteraksi dengan gurunya tanpa terikat waktu maupun tempat. “Siswa bisa sekolah kapanpun dan dimanapun, bahkan mungkin siswa di daerah lain juga bisa mengikuti pelajaran di SMAN 1 ini,” ujar Herry Pansila, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok saat meluncurkan program ini.

Menurut Herry, kelas maya ini sejalan dengan program Pemkot Depok, yakni, Depok Cyber City. Selain itu, sambungnya, ini merupakan persiapan dunia pendidikan untuk menghadapi ASEAN Economic Community 2015, agar SDM kita mampu bersaing dan tidak hanya jadi penonton di era pasar bebas.

“Ini era kurikulum 2013, era kompetisi, persaingan, dan kelas maya ini baru pertama Kali, Depok jadi pilot project,” katanya.

Sementara Kepala Sekolah SMAN 1 Depok, Jasni Evawati mengatakan, bahkan nantinya ulangan online juga bisa dilaksanakan di kelas tersebut. Saat ini, pihak sekolah masih mengatur jadwal mata pelajaran untuk disesuaikan dengan jam masuk sekolah.

“Jadi kami masih atur manajemen jadwalnya, misalnya hari ini kelas maya untuk pelajaran Matematika dan Bahasa Inggris, besok berbeda lagi,” jelasnya.

Pantauan di kelas maya, terdapat banyak PC yang disaambungkan dengan sebuah layar sentuh berukuran besar yang dapat memindahkan konten. Program tersebut juga menggunakan anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dengan materi e-learning.

Saat ini program kelas maya baru hadir di SMAN 1 dan 2, rencananya, setelah pelatihan IT kepada semua guru, kelas maya ini akan dimiliki seluruh SMA/SMK di Kota Depok.

Tim Futsal Depok Bertanding di LFAI

DEPOK - Sebanyak 20 orang pemain futsal yang akan berlaga pada Liga Futsal Amatir Indonesia (LFAI) hari ini dilepas di Balaikota Depok. Liga yang akan diikuti oleh 24 tim futsal se-Indonesia akan digelar sejak 31 Januari sampai 7 Februari dan akan diselenggarakan di Jakarta.

Para pemain langsung dilepas oleh Wakil Wali Kota Depok Idris Abdul Somad. Idris mengatakan bahwa olahraga merupakan salah satu media untuk merubah kehidupan pemuda yang agresif dan dinamis karena pemuda akan menjadi tonggak keberhasilan masyarakat dan negara.

“Manfaatkan ajang ini dengan maksimal karena ajang ini tidak hanya untuk meraih prestasi semata tetapi juga sebagai media pembinaan mental, fisik, dan kerjasama serta merupakan wadah pemberdayaan diri dalam mengapresiasikan diri dibidang olahraga, terutama futsal. Selamat berjuang, tingkatkan dan bangun spirit yang sportif, dan semoga dapat mengharumkan nama Depok,” katanya di Balaikota, Senin (31/01/11).

Idris yakin Depok mampu meraih kemenangan berkat latihan, usaha, dan doa yang telah dilakukan. Untuk itu, semua tergantung pada kondisi saat dilapangan dan saat bertanding.

“Kita harus melakukan permainan terbaik agar kita bisa menyempurnakan latihan kita. Saya berharap ajang ini bisa mengharumkan nama Depok di bidang olahraga dan dengan ajang ini pula dapat membangkitkan gerakan kepemudaan yang dulu sempat harum,” tegasnya.

Sekretaris KONI Depok Defrizal optimis meminta agar seluruh pemain menjadikan event ini sebagai momentum untuk berprestasi di tingkat nasional. Menurutnya liga amatir nasional bukan tujuan akhir, tetapi tangga untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi.

"Kami yakin bahwa Depok bisa meraih gelar karena tim kami sudah sering menggenggam gelar juara, seperti menjadi juara I se-Jabodetabek dan mendapat perunggu dalam Porda Jabar lalu,” jelas Defrizal.

Perbasi Cari Pemain Muda

Dalam persiapan mencari bibit berbakat, Dwui Eriano mengatakan bahwa Perbasi tengah memantau pemain muda yang mempunyai kualitas sebagai proyeksi ke dalam Timnas basket Indonesia.

“Perbasi sudah mulai mempersiapkan atlet putra dan putri untuk persiapan SEABA U-18 Championship for men and women di Indonesia,” kata Dwui kepada INDOSPORT.

“Ajang ini bisa dijadikan untuk mencari pemain-pemain muda yang bisa kita proyeksikan nantinya untuk Timnas terutama putri,” sambung Dwui Eriano.

Agar mental dan fisik para pemain Timnas basket kian terasah, Perbasi berencana mengirimkan Timnas basket ke beberapa kejuaraan internasional di tahun ini. 

“Kejuaraan internasional itu antara lain, 25th FIBA Asia Champions Cup,  Kuwait Basketball Association, 5th FIBA Asia Cup, Chinese Basketball Association,” terang Dwui.

“Lalu ada 23rd FIBA Asia U18 Championship,  Qatar Basketball Federation, dan 22nd FIBA Asia U18 Championship for Women,  Jordan Basketball Federation,” Dwui menambahkan.

Masih dari Dwui, Perbasi juga berencana mengadakan turnamen basket junior untuk para pebasket muda. Dengan ajang tersebut, dia berharap, atlet junior dapat menggantikan senior ke depannya.

“Untuk pembinaan usia dini Perbasi rutin setiap tahunnya melakukan menggelar kejuaraan kelompok umur  dari KU-14, KU-15,K-16 dan KU-18,” ungkap Dwui Eriano.

Selain itu, lanjut Dwui, anggaran basket dari Satlak Prima ke Perbasi bisa lebih baik dan tidak tersendat dalam penyalurannya.

Dwui juga menambahkan, dana merupakan hal paling penting untuk melaksanakan beberapa program yang dibuat oleh Perbasi.

“Dana dari Pemerintah jauh dari mencukupi atas pelaksanaan Pelatnas tahun lalu. Namun Perbasi memahami situasi Pemerintah saat ini. Tahun ini kami mengharapkan jauh lebih baik,” harap Dwui.

“Kita melakukan pembinaan mulai dari usia dini sampai senior dengan tujuan mengharumkan nama bangsa Indonesia dipentas internasional melalui olahraga bola basket,” pungkas Dwui Eriano.

Tim Volly Brimob Kelapa Dua Bantai Tim Samsat Cinere

Cinere | Depok Terkini
Tim bola volly Samsat Cinere harus mengakui keunggulan tim bola volly Brimob Kelapa Dua, Depok dalam pertandingan persahabatan yang digelar di lapangan volly Samsat Cinere, Jum’at (22/11). Samsat Cinere harus menelan kekalahan telak dengan skor 4-1 untuk kemenangan tim Gegana Brimob.

”Kalah menang tidak masalah, yang penting terjalin kebersamaan dan persahabatan,"ujar Kanit Samsat Cinere Iptu Yayat ketika dihubungi Pelita, Minggu (24/11).

Menurut dia,  diundangnya tim Brimob Kelapa dua untuk pertandingan persahabatan, karena Brimob sebagai mitra kita yang ada di Depok."Kita jalin kemitraan antara Brimob dan anggota Samsat Cinere. Intinya kita bisa tertawa dan makan bersama,"tuturnya.

Yayat menegaskan, pertandingan persahabatan seperti ini akan terus dilakukan, dan kedepan direncanakan mengundang Samsat Depok atau Samsat Ciputat."Kita undang yang terdekat terlebih dahulu mengingat waktu luang untuk pertandingan sangat sempit,"jelasnya.

Pamin STNK Iptu Sri Ernawati menambahkan, selama ini anggota Samsat Cinere memang sedang giat-giatnya berolahraga, salah satunya adalah bola volly. Latihan rutin di lakukan sedikitnya dua kali dalam seminggu diikuti anggota dan pegawai Samsat Cinere.”Untuk menguji kemampuan tim, kita adakan sparing partner dengan Brimob. Meskipun kalah tetapi kita puas bisa berkenalan dengan tim Brimob,”ungkapnya.

Hadir dalam pertandingan persahabatan tersebut, Kepala Detasemen Satuan III/Pelopor, AKBP Basyah. Usai pertandingan kedua tim  saling beramah tamah dengan makan bersama dilanjutkan dengan foto bersama.

 
Design by Arie Widianto | Support by Go Blog - Competition | Politeknik LP3I Depok