Friday, 21 February 2014

Depok Diguyur Hujan, Margonda Tergenang dan Sejumlah Ruas Jalan Lalin Tersendat

Margonda Terendam
Sabtu (22/2/14) pagi cuaca Depok dan sekitarnya diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Sejumlah jalan di Depok seperti Margonda juga mulai muncul genangan dibeberapa titik dengan ketinggian 20 hingga 30 centimeter.  Sejumlah ruas jalan di Depok juga dilaporkan mengalami kepadatan arus lalu lintas.

Informasi yang dihimpun depoknews.com dari akun twitter Polresta Depok menyebutkan, genangan Air setinggi kurang lebih 20 senti meter terjadi di Jalan Margonda Raya tepatnya depan RM Kebayan arah Jakarta.

“Genangan air ±20 cm depan RM Kabayan Jl.Margonda Raya.arus Lalin tersendat.cuaca hujan” tulis akun  @restadepok.

Kemacetan arus lalu lintas dilaporkan terjadi disekitar jalan Raya Sawangan arah Depok maupun arah sebaliknya. Sementara kepadatan arus lalu lintas diperparah dengan banyaknya lubang di jalan yang terendam air.  Hal itu tentu membuat pengendara harus ekstra hati-hati melintasi sejumlah ruas jalan yang rusak.

“Lalin jalan Sawangan Kedua arah padat #cuaca hujan,” tulis akun twitter Polresta Depok melaporkan.

“Imbas jalan rusak dan jembatan yg menyempit, putaran kota wisata cibubur Lalin Padat,” tulis lagi akun @restadepok.

Hingga saat ini hujan masih mengguyur Depok. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi, hujan masih akan mengguyur seluruh wilayah Jabodetabek hari ini, Sabtu (22/2/14). Hujan diperkirakan akan turun dengan intensitas ringan hingga sedang.
Depok Diguyur Hujan, Margonda Tergenang dan Sejumlah Ruas Jalan Lalin Tersendat - See more at: http://depoknews.com/depok-diguyur-hujan-margonda-tergenang-dan-sejumlah-ruas-jalan-lalin-tersendat/#sthash.aPQVfmhZ.dpuf

Kunci Sukses Menjadi Entrepreneur

Kunci sukses menjadi entrepreneur handal kelas dunia ini diramu dari 5 kesebangunan Rukun Islam yang akan menjadi kunci sukses luar biasa di dunia dan akhirat bagi entrepreneur yang mengamalkannya.

1. Keyakinan

Keyakinan adalah pondasi terpenting dalam membangun bisnis. Tanpa keyakinan bisa jadi yang kita lakukan adalah upaya dagang semata alias mengambil untung saja dalam kegiatan yang kita anggap bisnis. Artinya, saat situasi sedang bagus kita akan semangat sekali untuk berbisnis karena hasilnya berlimpah. Tetapi saat krisis datang dan prospek bisnis yang kita pilih tanpa keyakinan itu mulai

oleng dan merugi maka pilihan mudah biasanya adalah menutup bisnis itu dan nyoba bikin bisnis baru lagi. Hanya kurang dari 20% bisnis pemula yang bisa bertahan melewati 5 tahun pertamanya, sisanya 80% rontok tinggal nama.

2. Manajemen Waktu

Waktu adalah sebuah anugerah dan sejauh mana kita mampu mengoptimalisasikannya dengan baik dan tepat. Stephen Covey dalam The Seven Habits of Highly Effective People memberikan 7 tips manajemen waktu: Bersikap proaktif, Menentukan tujuan akhir, Dahulukan yang utama, Berpikir saling memenangkan, Berusaha mengertilah dahulu baru dimengerti, Bersinergi, dan Asalah gergajimu.

3. Berbagi

Berbagi itu adalah esensi kemanusiaan dan tak pantas kita lupakan. Sedekah bisa menyembuhkan penyakit, bisa memanjangkan umur, dan membuka pintu rejeki adalah buah dari penghambaan diri untuk berbagi kepada sesama.

4. Menahan Diri

Membangun bisnis itu tidak boleh grasa-grusu, buru-buru diambil untungnya. Bisnis tak bisa dibangun dengan keserakahan dan jika pun mulai tampak untungnya, kita pun tak boleh sembarangan memakainya. Untuk membangun sukses bisnis yang tak terbatas, kita harus pintar membatasi diri.

5. Mengikhlaskan

Konsep dari haji adalah kembalinya kita pada asal-usul penciptaan kita sebagai manusia, sebagai hamba Allah, sebagai makhluk yang pada kelahirannya tidak membawa apa-apa. Ibadah haji adalah miniatur kematian yang akan kita alami. Tak ada harta duniawi yang boleh dibawa saat kita penuhi panggilan Allah di rumah-NYA. Kita ikhlaskan semua, kita bawa badan dan jiwa kita saja dan selembar kain ihram, seperti sang mayat yang hanya dibekali sepotong kain kafan untuk menemaninya di lubang kuburnya yang gelap dan dingin.

Sukses menjadi entrepreneur yang handal dengan dilandasi dengan keimanan dan ketakwaan dan berbasiskan 5 pilar rukun Islam tentunya memberikan kekuatan yang sangat luar biasa untuk mewujudkan kemuliaan kehidupan di dunia maupun di akhirat kelak. Amien…

Sukses Dari Pengolah Sampah Jadi Pakan Ikan

Berawal dari menjual ikan kini bertransformasi menjadi pengusaha pengolah sampah untuk dijadikan pakan ikan untuk para peternaka ikan dan unggas. Adalah Rudi, seorang warga dari Gang Persahabatan, Atudio Alam TVRI, Kecamatan Sukmajaya yang telah berhasil melakukan hal tersebut hingga sekarang pakan ikan dari olahan sampahnya berhasil menghasilkan sebanyak 1 ton perhari.

Menurutnya, hal itu dilakukan karena sekarang harga pakan ikan yang ada di toko sudah tidak seimbang lagi dengan harga ikan yang akan dijual.

” Oleh sebab itu saya mencari inisiatif sendiri bagaimana mendapatkan pakan ikan yang murah dan penjualan ikan tetap berjalan, karena jika pakan ini dibuat dari kedelai maupun tepung-tepungan harganya juga akan semakin tinggi, karena itu saya mulai membuat pakan ini dari hasil-hasil sampah yang dibuang disetiap rumah makan,” kata Rudi kepada depoknews.com kemarin.

Rudi menambahkan, untuk pengadaan alat pengolahan ikan bermula dengan menggunakan alat sederhana yaitu menggunakan alat penggiling daging yang biasa.

“Itu juga penangannya sulit karena jika terlambat sedikit nanti akan tercemar bakteri, karena sulitnya pengolahan tersebut makanya saya mengambil hasil secukupnya. Namun seiring bertambahnya jumlah ikan dan teman juga banyak saya mulai meningkatkan,” tambah Rudi

Rudi menuturkan, ketika usaha mulai diketahui oleh para peternak ikan, ia mulai mulai membeli alat yang lebih bagus dari sebelumnya namun tetap sederhana dari hasil pengolahan sampah.

“Awalnya saya adakan kerjasama dengan UPS yang ada di Depok, namun karena bahannya sering tidak stabil dan tidak ada lalu saya lakukan kerjasama dengan outlet-outlet yang ada di Margonda,” tuturnya.

Dijelaskan Rudi, seiring dengan berkembangnya usaha pengolahan sampahnya, usahanya didukung oleh Pemda serta dibantu oleh aspirasi dewan hingga akhirnya bisa membeli alat untuk membuat pelet ikan.

“Karena berjalan sangat bagus, steak holder kami rencananya akan memberikan mesin pelet terapung, dan kenapa mesin tersebut, karena budi daya para petani di Depok kebanyakan di kolam-kolam terpal. Namun itupun kami jual dengan sangat relatif sangat murah karena ingin memenuhi kebutuhan para petani yang memang belum bisa beli pakan ikan di toko,” jelasnya.

Dikatakan Rudi, pihaknya berharap kedepan nanti, selain bank sampah memilah sampah organik dan non organik.

“Para petani juga diajarkan mengolah isi sampah, biar jadi bahan yang bermanfaat,” pungkasnya.

Kenapa Outlet Alfamart dan Indomaret Berdekatan? Ini Alasannya

Kehadiran minimarket waralaba seperti Alfamart dan Indomaret yang sedang booming  di banyak daerah, terlihat unik. Keduanya kerap ditemui outletnya berada saling berdekatan. Tidak jarang pula kedua outlet berdiri berdampingan. Akhirnya, soal menarik minat konsumen tergantung dari cara kedua outlet berpromosi dan cara pelayanannya.

Semua ini tidak lepas dari persaingan bisnis. Indomaret yang berada di bawah manajemen PT Indomarco Prismatama  beradu dengan Alfamarta yang digawangi PT Sumber Alfaria Trijata Tbk. Diungkapkan Wiwiek Yusuf, markering director PT Indomarco Prismatama, Alfamart telah meniru konsep bisnis yang dilakukan oleh Indomaret. Bahkan, akibat persaingan ini terjadi pula aksi “pembajakan” karyawan. Wiwiek mengatakan, banyak karyawan Indomaret yang memutuskan pindah ke Alfamart.

“Kita sudah mulai berdiri dari tahun 1985, berjalannya waktu mulai 2000-an (gerai). Mereka belajar dari kita, sebagian (karyawan) kita masuk ke mereka. Mereka targetnya sama, kita sudah survei tempat, katakanlah mereka curi start kita,” kata Wiwiek seperti dikutip situs Liputan6.

Bentuk persaingan yang dilakukan Alfamart juga terbilang ekstrim. Minimarket ini selalu mencari lokasi yang di sana terdapat Indomaret. Namun sekarang, keduanya juga melakukan hal yang sama. Ketika sebuah tempat ada outlet Alfamart baru, tidak lama kemudian dalam jarak yang tidak jauh akan ada Indomaret.

Akhirnya, adanya persaingan ini membuat keduanya gencar promosi. Setiap bulan hampir pasti ada promo penjualan produk yang kadang diwujudkan dengan promo paket penjualan. Semua ini selain untuk memikat konsumen dalam jangka pendek, juga untuk menumbuhkan loyalitas konsumen.

“Mulai dari promosi dan memberikan fasiliatas lebih dari produk dan kemasan. Kita sebisa mungkin buat konsumen puas, meski pasti ada yang tidak puas, bagaimana caranya agar mereka lebih puas lagi datang belanja ke tempat kita,” tutur Wiwiek.

Gafatar Beserta TNI dan Polri Bersihkan Situ Bahar

Guna mengantisipasi terjadinya banjir di daerah Depok dan perbatasan Jakarta, Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) beserta TNI, Polri dan juga Satgas Banjir Kota Depok menggelar kerja bakti  normalisasi situ Bahar, Sukmajaya, Depok, Jumat (21/2/14)

Pengurus Gafatar, Jamil mengatakan, kerja bakti ini dilakukan untuk mengembalikan fungsi situ sebagai penampungan air sungai Ciliwung.

“Tujuan kegiatan ini untuk mengembalikan kembali fungsi situ sebagai penampungan air sungai Ciliwung agar bencana banjir dilingkungan Depok dan Jakarta bisa tertanggulangi,” kata Jamil.

Jamil menjelaskan, dalam kegiatan tersebut dilakukan pemberihan situ, seperti membersihkan enceng gondok yang memenuhi kawasan situ.

“Kegiatannya sendiri yaitu untuk membersihkan situ, seperti memberishkan rumput dan enceng gondok yang tetdapat di area sekitar situ,”

Kegiatan tersebut juga dihadiri  ini dihadiri Dandim letkol infanteri Zamroni,  Kapolres metro depok, Ahmad Kartiko serta Perwakilan walikota depok.

Hanya Indonesia yang Masih Ada Iklan Rokok

Indonesia adalah satu-satunya negara di Asia Tenggara yang masih ada iklan rokok, kata  Ketua Pusat Pengawas dan Pengendali Tembakau (TCSC) Kartono Muhammad .

Menurut Kartono, ada atau tidak adanya iklan rokok tergantung komitmen pemerintah untuk melindungi masyarakatnya dari bahaya rokok.

“Tapi sepertinya pemerintah tidak mau untuk melarang penyiaran iklan rokok,” kata dia.

TCSC berpendapat iklan rokok yang ditampilkan di berbagai media merupakan penyesatan.

“Iklan rokok itu menyesatkan. Dalam iklan menampilkan sosok yang macho, pemberani, dan kuat, padahal efek yang ditimbulkan rokok justru sebaliknya,” ujar Kartono.

Rokok, lanjutnya, justru membuat para perokok sakit-sakitan. Jauh dari kesan yang disampaikan dalam iklan tersebut.

Oleh karena itu, TCSC mendorong agar tidak ada lagi iklan rokok di media.

“Iklan justru mendorong orang untuk merokok, padahal racun yang mencandu. Maksudnya, rokok membuat para perokoknya ketagihan, ” jelas dia.

Disinggung mengenai gambar peringatan merokok yang harus tertera di bungkus rokok, Kartono mengatakan hal itu sangat efektif untuk menekan jumlah perokok di Tanah Air.

Di negara lain, para perokok merasa enggan untuk merokok begitu melihat gambar yang ada di bungkus rokok tersebut.

Pencantuman peringatan kesehatan tersebut, juga sesuai dengan Permenkes 28/2013. Rencananya gambar peringatan pada bungkus rokok tersebut akan dimulai pada Juni 2014.

Jurnal Kesehatan Amerika menyebutkan jumlah perokok di Indonesia mencapai 52 juta jiwa. Jumlah tersebut meningkat 57 persen dalam kurun waktu 30 tahun terakhir.

Kisah Siswa SMAN 2 Depok Pencipta Robot Sumo

Siswa-siswa pembuat robot di Indonesia barangkali sudah jadi hal biasa bagi sekolah menengah kejuruan, khususnya jurusan teknik mesin. Namun bagaimana apabila robot-robot dengan berbagai bentuk dan kecerdasan masing-masing itu diciptakan oleh sekolah menengah atas yang mempelajari hal-hal umum?

Sebuah sekolah menengah atas di wilayah Depok, tepatnya di bilangan Depok Timur, Kecamatan Sukmajaya, siswa-siswi SMA Negeri 2 Depok berhasil menciptakan sejumlah robot dengan berbagai macam bentuk dan fungsi yang berbeda-beda. Robot-robot tersebut awalnya dibuat dengan keahlian lebih dari salah seorang siswa, kini sudah alumni, yang menyukai teknik pemrograman. Rendy Devara namanya, salah seorang pendiri ekstra kulikuler Smada Robotic Club di SMA Negeri 2 Depok.

Rendy bercerita, pada mulanya pembentuka ekskul tersebut berawal dari tawaran seorang guru kepadanya untuk mengikuti lomba robot di SMA N 28 Jakarta. Akhirnya Rendy menerima tawaran tersebut dan membuat tim yang terdiri dari dua orang temannya untuk mengikuti lomba tersebut.

“Awalnya saya ditawarin sama salah satu guru, ini ada lomba robot mau ikut ga, kalau mau nanti didaftarin,” kisah Rendy. Sang guru menawarkan lomba itu karena melihat Rendy yang hobi pada dunia elektronik dan komputer.

Rendy dan dua kawannya, Alvin dan Thoriq, akhirnya mengikuti lomba tersebut dan berhasil memenangkan piala juara 2 dari lomba robot tingkat nasional. Robot yang dilombakan kala itu adalah Sumo Robot. Robot berbentuk seperti buldozer yang harus mendorong robot lain ke luar lingkaran untuk memenangkan pertandingan. Dan hingga saat ini, ekstrakulikuler SRC masih tetap berdiri dan diminati para siswa dengan anggota puluhan orang.

Proses Berdemokrasi Perlu Dikenalkan Sejak Dini

Anggota KPU Kota Depok, Nana Shobarna menyaksikan proses demokrasi yang ada di SMK Muhtadin dalam rangka pemilihan ketua OSIS di Cipayung, Depok, Kamis (20/2/14).

“Buat kita KPU Kota Depok, sangat mendukung kegiatan seperti ini untuk proses pembelajaran demokrasi. Nanti-kan kita ada pemilu, agar mereka sudah tidak kaget,” katanya kepada depoknews.com.

Menurutnya kegiatan pemilihan osis secara demokrasi  itu sangat bagus dan perlu untuk sosialisasi pemilu 9 April besok.

“Sosialisasi pemilu ini memang harus dimulai dari Sekolah dulu, harapan kita seperti itu. Sekaligus kita juga ingin mengingatkan kepada mereka untuk memilih bulan April nanti untuk datang ke TPS,” tambahnya.

Nana juga menuturkan, pihaknya berharap proses yang dilakukan oleh SMK Al Muhtadin dengan melakukan pemilihan OSIS seperti ini. Dengan cara yang demokratis bisa dicontoh dan ditularkan oleh SMK atau sekolah-sekolah yang ada di Kota Depok.

“Ini penting untuk proses pembelanjaran bagi generai muda kedepan. Namanya generasi muda calon-calon pengganti kalau dari sejak dini kita tanamkan seperti ini berarti Demokrasi kedepan berjalan dengan baik,” tutupnya.

 
Design by Arie Widianto | Support by Go Blog - Competition | Politeknik LP3I Depok