Sunday, 9 March 2014

Tontowi-Liliyana Hatrik Juara All England

Ganda campuran Tontowi Ahmad-Liliyana Natsir akhirnya meraih gelar All England ketiga berturut-turut (hatrik) setelah meraih kemenangan pada final Senin (10/3/14)dini hari ini.

Pada partai final, unggulan kedua itu mengalahkan unggulan pertama asal China Zhang Nan-Zhao Yunlei 21-13, 21-17 pada final di National Indoor Arena, Birmingham, Inggris.

Final tersebut merupakan final tahun lalu yang juga dimenangi pasangan Indonesia Tontowi-Liliyana.

Kemenangan tersebut membuat rekor pertemuan kedua pasangan menjadi 5-5 dari 10 pertemuan mereka.

Kemenangan ini juga membalaskan kekalahan Tontowi-Liliyana pada pertemuan sebelumnya di Denmark Terbuka 2013.

2020, Depok Ditargetkan Bebas Masalah Sampah

Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail mengungkapkan, Kota Depok pada tahun 2020 ditargetkan bebas dari persoalan sampah. Pada tahun tersebut diharapkan sebagian besar sampah sudah bisa diolah dan bahkan hasil olahan sebagian bisa untuk untuk sumber energi.

Hal tersebut diungkapkan, Nur Mahmudi Ismail pada Deklarasi Depok Peduli Sampah di Lapangan Tembak Kostrad Cilodong, Minggu (9/3/14).

“Kita berharap pada tahun 2020 nanti Kota Depok sudah bebas dari persoalan sampah, dengan peralatan yang kita miliki dan juga dengan SDM yang terampil dan peduli sampah, sebagian besar sampah nantinya sudah bisa kita olah,” katanya.

Untuk itu, Nur Mahmudi mengharapkan, warga Depok khususnya dapat mengubah cara pandang bahwa sampah bukanlah masalah, tapi sumber daya yang bermanfaat.

 “Saya mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Depok, untuk melihat sampah bukan saja sebagai permasalahan, namun merupakan sumber daya yang bernilai ekonomis. Baik  hasil olahan sampahnya maupun proses dari pengolahan yang bisa menyerap banyak tenaga kerja,” tambahnya.

Deklarasi tersebut  dihadiri  Wakil Walikota Depok, dan Sekretaris Derah Kota Depok, para Asisten dan Kepala OPD, Civitas Akademisi, Pelaku Usaha, Tokoh Agama, Organisasi Masyarakat, Camat, Lurah, LPM, RW dan RT se-Kota Depok. (muj/muj).

Lomba Burung Berkicau di Depok Berlangsung Semarak

Lomba kicau burung yang dipelopori Komunitas Kicau Mania di Lapangan Balaikota Depok, Minggu (9/3/14)  berlangsung semarak.

Hal tersebut ditandai dengan jumlah peserta yang mencapai ribu orang dan antusias masyarakat untuk menyaksikan acara tersebut.

Sejak pagi Lapangan Balai Kota sudah ramai dikunjungi masyarakat, baik perserta, penonton dan juga para pedagang yang ikut mengais rejeki dari acara ini.

Ketua pelaksana, Renan mengatakan seluruh tiket  habis terjual.

“Jumlah peserta sejauh ini mencapai seribu peserta sesui dengan jumlah ticket yang habis terjual. Namun kalau dengan audien jumlahnya bisa mencapai dua ribuan orang,” katanya.

Renan juga menjelaskan kriteria pemenang kontes burung berkicau.

“Kriteria penilaian meliputi lamanya berkicau, irama lagu selain kicau aslinya, volume dan gaya penampilan burung tersebut,” tambahnya.

Acara ini juga dihadiri Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail. Dalam kesempatan tersebut, Ia mengatakan, kontes kicau burung bisa menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat.

“Kegiatan semacam ini selain bisa menjadi wisata hiburan bagi warga Depok, juga bisa memicu semangat masyarakat untuk menjadikan penangkaran burung sebagai pancaharian.

Taman Lalu Lintas di Harjamukti Cimanggis Diresmikan

Warga RW 10 Kelurahan Harjamukti, Cimanggis Depok bersyukur di wilayahnya terdapat taman lalu lintas. Persemian taman lalu lintas dilakukan guna untuk memberikan edukasi kepada anak-anak tentang rambu lalu lintas.

Caleg PKS untuk DPRD Kota Depok Dapil Cimanggis, Ade Supriyatna mengatakan,  taman lalu lintas yang baru saja diresmikan itu merupakan hasil advokasi dari Anggota DPRD Depok, Sri Rahayu Purwitaningsih.

“Taman ini (taman lalin-red), diadvokasi oleh Sri Rahayu anggota DPRD Kota Depok, waktu beliau berkunjung kemari, ada lahan kosong belum tergarap dan ia punya ide mendirikan taman lalin,” katanya kepada depoknews.com, Minggu (9/3/14).

“Alhamdulillah pengurus lingkungan setuju dan merespon baik pembangunan tersebut. Sehingga pada hari ini kita resmikan bersama,” tambahnya.

Menurutnya, apalagi di wilayah tersebut banyak lembaga pendidikan seperti  PAUD, TK dan juga SD. Sehingga taman lalu lintas itu bisa dimanfaatkan untuk membantu akselerasi perkembangan anak.

“Kalau misalnya ada anak-anak melihat rambu dilarang berhenti atau dilarang parkir, mereka bisa mengartikan sendiri ketika mereka berada ditempat umum dan bisa beperilaku sesuai dengan rambu-rambu tersebut. Jika mereka besar nanti sudah tertanam bahwa mereka sudah mengenal rambu dan peraturan lalin dengan penuh disiplin,” tutup Ade.

Taman lalu lintas itu diresmian oleh Sri Rahayu Purwitaningsih, disaksikan oleh calon anggota DPR RI, Mahfudz Abdurrahman, calon anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Izza Mutia, Lurah, instansi terkait, dan warga setempat.

 
Design by Arie Widianto | Support by Go Blog - Competition | Politeknik LP3I Depok