Saturday, 18 January 2014

The Jakmania Tuntut Skuat Persija Dirombak

Belum mantapnya penampilan Persija Jakarta di sejumlah laga pra musim, termasuk di Trofeo Persija 2013 dan Inter Island Cup 2014, membuat The Jakmania gusar. Barisan pendukung tim Macan Kemayoran ini pun meminta agar manajemen Persija segera berbenah. Jika perlu, skuat Persija disarankan untuk dirombak.

Puluhan anggota The Jakmania pun menggelar aksi protes setelah Persija Jakarta dipastikan tersingkir dari Inter Island Cup 2014 dan gagal melangkah ke babak 8 besar karena kalah dari Arema Indonesia. Parahnya lagi, di tiga laga yang dilakoni, Ismed Sofyan dan kawan-kawan sama sekali belum pernah menang.

“Ini bentuk protes rekan-rekan The Jakmania, Kami menuntut pelatih dan manajemen serius membenahi kekurangan yang ada. Meski materi pemain terbilang lumayan, namun belum menunjukkan peningkatan permainan,” kata Ketua Umum The Jakmania, Lariko Ranggamone, di Jakarta.

“Bila perlu rombak susunan pemain. Jangan ada pilih kasih kepada pemain senior dan label pemain Timnas Indonesia. Kalau memang tidak layak, digantikan saja!” tukasnya melanjutkan.

Lariko Ranggamone atas nama The Jakmania pun sangat berharap Persija Jakarta segera menorehkan prestasi yang membanggakan. Menurut Lariko Ranggamone, sudah lama The Jakmania merindukan gelar juara.

“Persija saat ini ditangani pelatih dan asisten berlisensi A, masa tidak bisa mempersembahkan piala?.Sampai kapan kami menunggu lama lihat kamu (para pemain Persija) angkat piala?” pungkas Lariko Ranggamone.

Maps Kota Depok

Hutan Kota UI Mampu Simpan 70 Persen Air Hujan Sebelum Sampai Jakarta


Universitas Indonesia (UI) tetap menduduki rangking pertama di seluruh universitas di Indonesia dalam pengolahan lingkungan hidup. Sebab, tak ada kampus yang seperti UI yang memiliki 100 persen hutan kota yang melintasi dua propinsi yakni DKI Jakarta dan Jawa Barat.

Pakar Sumber Daya Air dan Lingkungan UI Nyoman Suwartha mengatakan, berbicara soal banjir Jakarta, memang terbilang cukup unik karena disebabkan faktor internal pembangunan di Jakarta itu sendiri. Serta faktor eksternal berupa banjir bawaan dari bagian hulu Bogor dan Depok.

Menurut Nyoman, Jakarta harus beruntung mempunyai hutan kota UI. Sekaligus lima danau resapan di UI yang mampu menahan air hujan sebelum sampai ke Jakarta.

“Limpasan curah hujan atau run off air, kalau dengan hutan kota hanya 30 persen yang ke Jakarta. Sementara ada yang tersimpan 70 persen air di hutan kota. Belum lagi dari danau. Kemampuan kami cukup banyak sebenarnya,” ujarnya di Gedung Rektorat UI, Jumat (17/01/14).

Namun, lanjut Nyoman, kondisi di Jakarta diperparah dengan perubahan tata kelola lahan. Selain itu, kata dia, terjadi perubahan tata kelola lahan di bagian hulu.

“Semula RTH lalu diganti konblok dan beton, enggak ditampung tanah, jadinya ran off air debinya lari ke Jakarta. Karena itu kami pihak akademisi merasa harus punya andil dalam hal ini,” tuturnya.

Banyak Pihak Menilai Pembangunan di Depok Relatif Baik

Pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dinilai oleh sejumlah kalangan, baik itu masyarakat maupun instansi terkait dinilai relatif cukup baik. Hal itu bisa dilihat di sejumlah pembangunan di daerah Cimanggis yang dilakukan Pemkot Depok, hampir seluruhnya terbilang memuaskan. Hal itu seperti dikatakan salah seorang warga di Kelurahan Mekarsari, Andini kepada depoknews.com, Jumat (17/1/14) - See more at: http://depoknews.com/banyak-pihak-menilai-pembanguna-di-depok-relatif-baik/#sthash.q64MsiUP.dpuf
Pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dinilai oleh sejumlah kalangan, baik itu masyarakat maupun instansi terkait dinilai relatif cukup baik. Hal itu bisa dilihat di sejumlah pembangunan di daerah Cimanggis yang dilakukan Pemkot Depok, hampir seluruhnya terbilang memuaskan. Hal itu seperti dikatakan salah seorang warga di Kelurahan Mekarsari, Andini kepada depoknews.com, Jumat (17/1/14).

“Pembangunan jalan sudah baik, drainasenya juga lumayan bagus karena air bisa mengalir dengan baik kalau disini, tapi biar begitu ya ada kurangnya sih, tapi itu wajarlah, yang penting sekarang ini warga terbantu oleh pembangunan yang dilakukan oleh Pemkot,” kata Andini.

Hal senada juga dikatakan Ketua Lembaga Pemasyarakatan (LPM) Kelurahan Mekarsari, Ihsan Abdul Rasyid yang mengatakan pembangunan dan penataan di Cimanggis, khususnya Kelurahan Mekarsai terbilang sesuai dengan perencaan.

“Semua pembangunan di daerah Cimanggis khususnya Kelurahan Mekarsari bagus, karena semua unsur ikut terlibat, baik itu kontraktornya, konsultan, lalu LPM yang mengawasi dengan waktu yang leluasa hingga hasilnya semuanya baik dan rapih,” tuturnya.

Pembangunan itu kata Ihsan, meliputi pembangunan jalan Mekarsari Raya, Tiparsari, arah lembah hijau kemudian pelaksanaan drainase bagus, dan semua spesifikasi yang diawasi oleh LPM secara ketat semuanya baik dan sesuai.

“Ada swadaya dan CSR dari beberapa perusahaan di jalan raya Bogor di Km 30, yang dulu tempat kaki lima, lalu kita buat taman dan ada drainasenya, itu murni dari CSR yang kerjakan itu LPM kerjasama dengan kelurahan dan hasilnya baik dan rapih,” pungkasnya.

 
Design by Arie Widianto | Support by Go Blog - Competition | Politeknik LP3I Depok