Universitas Indonesia (UI) tetap menduduki rangking pertama di seluruh universitas di Indonesia dalam pengolahan lingkungan hidup. Sebab, tak ada kampus yang seperti UI yang memiliki 100 persen hutan kota yang melintasi dua propinsi yakni DKI Jakarta dan Jawa Barat.
Pakar Sumber Daya Air dan Lingkungan UI Nyoman Suwartha mengatakan, berbicara soal banjir Jakarta, memang terbilang cukup unik karena disebabkan faktor internal pembangunan di Jakarta itu sendiri. Serta faktor eksternal berupa banjir bawaan dari bagian hulu Bogor dan Depok.
Menurut Nyoman, Jakarta harus beruntung mempunyai hutan kota UI. Sekaligus lima danau resapan di UI yang mampu menahan air hujan sebelum sampai ke Jakarta.
“Limpasan curah hujan atau run off air, kalau dengan hutan kota hanya 30 persen yang ke Jakarta. Sementara ada yang tersimpan 70 persen air di hutan kota. Belum lagi dari danau. Kemampuan kami cukup banyak sebenarnya,” ujarnya di Gedung Rektorat UI, Jumat (17/01/14).
Namun, lanjut Nyoman, kondisi di Jakarta diperparah dengan perubahan tata kelola lahan. Selain itu, kata dia, terjadi perubahan tata kelola lahan di bagian hulu.
“Semula RTH lalu diganti konblok dan beton, enggak ditampung tanah, jadinya ran off air debinya lari ke Jakarta. Karena itu kami pihak akademisi merasa harus punya andil dalam hal ini,” tuturnya.
01:18
Unknown

Posted in:
0 comments :
Post a Comment