Tuesday, 28 January 2014

Sekolah SMU dan SMK Negeri di Depok Masih Minim

Minimnya Sekolah Negeri yang ada di Kota Depok, membuat Kepala Sekolah SMP At Taufikq, Ihsan Abdul Rasyid angkat bicara. Menurutnya, dengan minimnya sekolah negeri akan memperlambat pembangunan Depok di sektor pendidikan.

“Saya turut prihatin dengan sekolah yang ada di daerah Depok, khususnya melalui informasi yang di dapat di daerah Cimanggis. Dimana di daerah Cimanggis ini tidak ada sama sekali SMU dan SMK yang berstatus Negeri,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan insfratruktur SMU dan SMK yang ada di Kota Depok, tidak mampu menampung jumlah pelajar yang akan melanjutkan di SMU.

“Seharusnya insfratrukturnya ditambah, seperti ruang kelas, untuk bisa menampung siswa-siswa yang akan mendaftar,” tuturnya.

Ihsan menambahkan, dengan meningkatnya jumlah penduduk di Kota Depok, Pemkot harus menambah jumlah Sekolah Negeri.

“Masalah SPP juga saya nilai masih kurang, karena jika sekolah itu menyatakan gratis, seharusnya tidak ada lagi biaya yang harus dikeluarkan oleh orang tua murid, tapi pada kenyataannya, masih banyak ditemukan biaya-biaya walau mereka menyebutnya dengan sumbangan,” tambahnya.

Dikatakan Ihsan, untuk tingkat Kota, Depok baru memiliki kurang lebih 9 SMU dan 2 SMK Negeri, hal itu tidak mampu menampung jumlah calon pelajar yang akan meneruskan ke tingkat SMU dan SMK Negeri.

“Seharusnya, paling tidak, ditiap Kecamatan itu dibangun Sekolah Negeri agar mampu menmpung jumlah para pelajar yang akan melanjutkan ke SMU,” pungkasnya.

0 comments :

Post a Comment

 
Design by Arie Widianto | Support by Go Blog - Competition | Politeknik LP3I Depok